Thursday, December 18, 2014

(IGD) INDONESIA GAWAT DARURAT

dari seorang (temennya temen) yg statusnya gak bisa ane klik share, ane copas aje.. monggo dikunyah
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Mereka, Tak Ingin Indonesia Jaya
----
Masih ingat twitwar antara Jonru dan Budi Jatmiko?
Silahkan lihat di sini: http://chirpstory.com/li/241889
Seusai twitwar, Budi berkata bahwa pekerjaannya jadi menumpuk. Gara-gara meladeni Jonru, hari itu ia terpaksa pulang malam. Saya sih ngga tau Budi kerja dimana dan sebagai apa, tapi yang jelas, ia adalah orang hukum.
Lalu kemarin, ada ustadz kondang yang emosional saat membaca pernyataan menteri. Beritanya disini: Ustadz Yusuf Mansur Minta Maaf
Seharian, medsos dipenuhi sumpah serapah dan hujat menghujat, dan tentu saja, isu yang digunakan sangat seksi, yaitu agama. Lalu kemudian ketahuan, bahwa beliau tidak tabayun dan informasi yang diterima tidak akurat. Beliau telah minta maaf. Hanya saja, waktu sehari penuh itu telah terbuang untuk saling membenci sesama anak bangsa.


Wednesday, December 17, 2014

WASPADA, JEBAKAN HEDONIC-TREADMILL


Pertanyaannya: kenapa makin tinggi income seseorang, ternyata makin menurunkan peran uang dalam membentuk kebahagiaan?
Kajian-kajian dalam ilmu financial-psychology menemukan jawabannya, yang kemudian dikenal dengan nama “hedonic treadmill”.
Gampangnya hedonic treadmill ini adalah seperti ini: saat gajimu 5 juta, semuanya habis. Saat gajimu naik 30 juta per bulan pun, eh semua habis juga.
Kenapa begitu? Karena ekspektasi dan gaya hidupmu pasti ikut naik, sejalan dengan kenaikan penghasilanmu.
Dengan kata lain, nafsumu untuk membeli materi/barang mewah akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan income-mu. Itulah kenapa disebut hedonic treadmill: seperti berjalan diatas treadmill, kebahagiaanmu tidak maju-maju. Sebab nafsu-mu akan materi tidak akan pernah terpuaskan.
Saat income 10 juta/bulan, naik Avanza. Saat income 50 juta/bulan naik Alphard. Ini mungkin salah satu contoh sempurna tentang jebakan hedonic treadmill.