Friday, May 15, 2020

Perjalanan Spiritual : Menuju Tempat Menghilangnya Prabu Siliwangi Part.1



Entah kenapa waktu itu kami memutuskan untuk mengembara ke timur bergerak dari Jakarta menuju Garut Selatan. Ya, memang titik akhir kami ada di Hutan tempat menghilangnya Prabu Siliwangi, yakni Hutan Sancang atau Leuweung Sancang. Perjalanan kami begitu mengasyikkan sehingga sulit untuk dilupakan, karena melalui berbagai kota dan ada satu kendala yang cukup menarik hahaha..
25 September 2019, Kami bergerak dari Cibubur menuju Purwakarta, memang kami sudah merencanakan akan melalai spot-spot terbaik disini, dan benar saja hasilnya sangat sangat keren, jalur Jonggol - Cariu - menuju perbatasan Karawang, lalu nembus di Parang Gombong (akan dibuat artikel selanjutnya)

pukul 04.00 WIB kami berangkat, dan sampai di Parang Gombong sekitar jam 06.00 WIB  viewnya indah banget kita bisa liat ada sunrise (matahari terbit) di ufuk timur

Lanjut menuju bandung via padalarang dan akhirnya tembus ke Cimahi (sebelum cimahi) kami belok ke arah selatan menuju Bandung Selatan via Jalan Raya Batujajar (memilih tidak lewat jalur utama) lalu menembus ke Pameungpeuk Bandung Selatan -> Majalaya _> tembus jalan Cikaro yang langsung menghubungi ke Kamojang Hill Bridge

Sempet nyasar di persawahan ha ha ha, ini dia picnya


tapi akhirnya pada hari itu kami berhasil menembus lika liku jalan sempit (cuma muat satu motor) hahaha, Jalannya menanjak, dua Suzuki Skywave , Yamaha Nouvo Lawas (lele), dan Vixion sanggup melibas kelak kelok dan tanjakan menuju Kamojang Hill Bridge.

Tidak begitu lama, kami lanjut menuju Garut, dan sempet lewat PLTP KAMOJANG, yang Pipanya gede-gede, seru juga, kalian harus jajal ke Kawah Kamojang, kemarin kami tidak sempat masuk karena hari sudah sore, jam 4 sore kalau gak salah... jadi harus cepat-cepat cari penginapan di Garut

17.30 WIB Dan Alhamdulillah hari itu juga kami sampai di Garut, langsung menuju penginapan Hotel Ramayana / Red Doorz Pataruman, kenapa di hotel itu ... karena paling murah dan 1 kamar bisa diisi 4 orang (Room family). Cost 220rb!! uiriittt.. Ishoma dulu... lalu Cekrek Cekrek di Rooftop

Wajah Lelah dan Lusuh


Malamnya kami makan makanan khas special garut, SATE DOMBA GARUT ueeenakk bangeett... kebetulan dekat hotel ya, nama restonya DOMBA HOUSE GARUT, duh ngingetnya aja udah bikin ngiler hahaha,,, 

22.00 WIB Habis makan kami balik ke Hotel lalu terlelap

26 September 2019, harusnya kami start jam 04.00 WIB tapi ternyata baru bangun jam 04 , jadi ya mesti beres2 dulu mandi dan lain-lain, akhirnya baru bisa start jam 05.30WIB itupun.. ternyata kami ada kendala Motor Yamaha Nouva mendadak mogok duh... tapi akhirnya kami bisa gerak jam 06.30 WIB Alhmdulillah walau delay tapi cukup pas lah , karena pagi-pagi di garut ternyata sangat menggigil

Rendi & Dian lagi sibuk beresin nouvo


okeh kayaknya cerita ini gak bisa dilanjut satu artikel yah, next artikel bakal lebih seru.. karena kita bakal cornering di jalur Cikajang yeeaayy...



No comments:

Post a Comment